Zinmag Remedy 2.0

Posted by Alvairs On Feb - 19 - 2009

Experience the free yet massively improved Remedy 2.0 and make it your real professional template!

Zinmag Remedy

Zinmag Primus Blogger template

Posted by Alvairs On Jan - 24 - 2009

We thank you for support in BloggerStyles, and let's discover the feature of this white professional Blogger template!

Zinmag Primus

Color Paper Blogger template

Posted by Alvairs On Dec - 24 - 2008

Discover Color Paper today and it's time to make a change for your artistic satisfaction!

Color Paper

Berdirinya Kopassus Indonesia

Posted by Madong Arizona On 10.19 11 comments
sengaja posting bginian, karena ada rasa bangga kepada komandan pertamanya.

Pada tanggal 16 April 1952, Kolonel A.E. Kawilarang mendirikan Kesatuan Komando Tentara Territorium III/Siliwangi (Kesko TT). Ide pembentukan kesatuan komando ini berasal dari pengalamannya menumpas gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) di Maluku. Saat itu A.E. Kawilarang bersama Letkol Slamet Riyadi (Brigjen Anumerta) merasa kesulitan menghadapi pasukan komando RMS. A.E. Kawilarang bercita-cita untuk mendirikan pasukan komando yang dapat bergerak tangkas dan cepat.

Komandan pertama saat itu adalah Idjon Djanbi. Idjon Djanbi adalah mantan kapten KNIL Belanda kelahiran Kanada, yang memiliki nama asli Kapten Rokus Bernardus Visser. Pada tanggal 9 Februari 1953, Kesko TT dialihkan dari Siliwangi dan langsung berada di bawah Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
lalu sipa Muhammad Idjon Djanbi

Muhammad Idjon Djanbi lahir di Kanada sekitar tahun 1915 dengan nama Rokus Bernardus Visser, Lahir sebagai putra petani tulip, setelah lulus kuliah membat orangtuanya jualan lampu di London. Visser mendaftarkan pada dinas Ketentaraan Belanda yang mengungsi ke Britania dan membentuk kekuatan baru Inggris. Visser mendaftarkan pada dinas Ketentaraan Belanda yang mengungsi ke Britania dan membentuk kekuatan baru disana. Setelah itu dia ditugaskan menjadi sopir Ratu Wilhemena. Setelah setahun di post tersebut dia mengundurkan diri dan mendaftarkan diri di sebagai operator radio (Radioman) di pasukan Belanda ke 2 (2nd Dutch Troop). Bersama dengan pasukan sekutu, Visser merasakan operasi tempurnya yang pertama, yaitu Operasi Market Garden pada bulan September 1944, saat itu pasukan Belanda ke 2 bagian dimana Visser berada, dimasukan dalam Divisi Lintas Udara 82 Amerika Serikat. Diterjunkan melalui pesawat layang Visser dan teman-teman Amerikanya mendarat di bagian dengan konsentrasi pasukan Jerman tinggi. Dua bulan kemudian saat dikumpulkan kembali, Visser digabungkan dengan pasukan Sekutu yang lain dan melakukan operasi pendaratan amphibi di Walcheren, sebuah kawasan pantai di Belanda bagian selatan.

Karena dianggap berprestasi maka dia disekolahkan di Sekolah Perwira sebelum di kirim ke Asia. Selanjutnya Viser dikirmkan ke Sekolah Pasukan Para di India dan dimaksudkan bergabung dengan pasukan untuk memukul kekuatan Jepang di Indonesia. Kekalahan pasukan Jepang pada 1945 mengakhiri perang dunia ke 2 dan Jepang mundur dari Indonesia sebelum pasukan Visser sempat dikirimkan ke Indonesia. Mundurnya Jepang dari Indonesia membuka peluang kepada Belanda untuk kembali menguasai Indonesia. Karena keadaan di Belanda sedang kacau dan mereka tidak mampu mengirimkan pasukan dari Eropa ke Indonesia, maka mereka berusaha membentuk kesatuan unit khusus di India dengan mendirikan School voor Opleiding van Parachutisten (sekolah pasukan terjun payung) dan pasukan ini dikirim ke Jakarta pada 1946. dibawah pimpinan Letnan Visser, sekolah ini kemudian di pindah ke Jayapura (Hollandia) di Irian Jaya yang waktu itu dinamakan Dutch West Guinea oleh Belanda , menempati sebuah bangunan rumah sakit Amerika yang telah ditinggalkan oleh pasukan Douglas Mc Arthur.

Dengan segala kondisi yang ada Visser ternyata menyukai hidup di Asia, ia meminta istrinya (wanita Inggris yang dinikahinya semasa perang dunia 2) dan keempat anaknya untuk ikut dengannya ke Indonesia. Ketika istrinya menolak, Visser memilih untuk bercerai. Saat kembali ke Indonesia pada 1947, Sekolah pimpinannya sudah dipindah ke Cimahi, Bandung dan Viser dipromosikan naik pangkat menjadi Kapten. Selama tahun 1947 sampai akhir 1949 , Sekolah pimpinan Kapten Visser terus melahirkan tentara terjun payung sampai saat dimana Belanda harus menyerahkan kekuasaaanya kepada Republik Indonesia.

Karena sudah merasa nyaman dengan gaya hidup Asia, maka Kapten Visser memutuskan untuk tinggal di Indonesia sebagai warga sipil. Keputusan ini sangat berisiko, karena walaupun dia bukan termasuk pasukan baret hijau belanda yang dikenal sangat kejam (Visser sendiri berbaret merah), tapi tidak ada yang bisa meramalkan bagaimana keamanan seorang mantan perwira penjajah di negara jajahanya yang baru saja merdeka. Akhirnya dia menetapkan keputusannya untuk tinggal di Indonesia, pindah ke Bandung , bertani bunga di Pacet, Lembang, memeluk agama islam, menikahi kekasihnya yang orang Sunda dan mengubah namanya menjadi Mochammad Idjon djanbi.


Membentuk pasukan khusus Indonesia



Idjon Djanbi berdiri di sisi kiri, yang paling kanan, ayahanda Ibu Ani Yudhoyono, Almarhum LetJen Sarwo Edhie Wibowo.


Pengalaman Idjon Djanbi sebagai anggota pasukan komando pada Perang Dunia II telah menarik perhatian Kolonel A.E. Kawilarang untuk membantu merintis pasukan komando. Idjon Djanbi kemudian aktif di TNI dengan pangkat Mayor. Idjon segera melatih kader perwira dan bintara untuk menyusun pasukan.

Kemudian pada tanggal 16 April 1952 dibentuklah pasukan istimewa tadi dengan nama Kesatuan Komando Teritorium Tentara III/Siliwangi (Kesko TT. III/Siliwangi) dengan Mayor Infanteri Mochammad Idjon Djanbi sebagai komandannya.

Karena satuan Komando ini perlu didukung dengan fasilitas dan sarana yang lebih memadai dan operasional satuan ini diperlukan dalam lingkup yang lebih luas oleh Angkatan Darat, maka Kesko TT. III/Siliwangi beralih kedudukan langsung dibawah komando KSAD bukan dibawah Teritorium lagi dan pada bulan Januari tahun 1953 berganti nama menjadi Kesatuan Komando Angkatan Darat (KKAD). Pada tanggal 29 September 1953 KSAD mengeluarkan Surat Keputusan tentang pengesahan pemakaian baret sebagai tutup kepala prajurit yang lulus pelatihan Komando.

Latihan lanjutan Komando dengan materi Pendaratan Laut (Latihan Selundup) baru bisa dilakukan pada tahun 1954 di Pantai Cilacap Jawa Tengah.

Pada tanggal 25 Juli 1955 KKAD berubah namanya menjadi Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD). Yang menjadi komandan adalah Mayor Mochammad Idjon Djanbi.


Untuk meningkatkan kemampuan prajuritnya, tahun 1956 RPKAD menyelenggarakan pelatihan penerjunan yang pertama kalinya di Bandung. Mengingat Indonesia adalah negara kepulauan, maka Mayor Infanteri Mochammad Idjon Djanbi menginginkan agar prajurit RPKAD memiliki kemampuan sebagai peterjun sehingga dapat digerakkan ke medan operasi dengan menggunakan pesawat terbang dan diterjunkan di sana. Lulusan pelatihan ini meraih kualifikasi sebagai peterjun militer dan berhak menyandang Wing Para.


Berhenti dari pasukan khusus

Pada tanggal 25 Juli 1955, Wapres Moh. Hatta meresmikan peningkatan KKAD menjadi RPKAD dan dikepalai tetap oleh Mayor Mochamad Idjon Djanbi dengan Kastaf Mayor Djaelani yang juga merangkap sebagai Komandan SPKAD (sekolah Pasukan Komando Angkatan Darat) dibantu oleh Letnan LB Moerdani sebagai wakilnya.

Di bawah pimpinan Mayor Djaelani dan wakilnya LB Moerdani, pendidikan komando mulai memperlihatkan hasil yng cukup memadai walaupun banyak kekurangan tenaga pengajar maupun dana, dan hal tersebut melipatgandakan keefektifan tempur pasukan.

Pimpinan MABESAD melihat celah untuk mengambil alih kepemimpinan di RPKAD ke orang asli pribumi tetapi hal tersebut tercium oleh mayor Djanbi, dan setelah Djanbi ditawarkan jabatan baru yang jauh dari pelatihan komando, Mayor Djanbi marah dan meminta pensiun.

Kebetulan pada saat itu di tahun 1956, Indonesia sedang aktif menasionalisasi perusahaan-perusahaan milik asing dan Moh Idjon Djanbi yg sudah menjadi WNI diberi jabatan mengepalai perkebunan milik asing yg dinasionalisasi.

Tetapi ia tetap tidak pensiun sebagai anggota RPKAD (di"karyakan"), pada 1969 pada saat ulang tahun RPKAD Mayor Moh. Idjon Djanbi diberi kenaikan pangkat menjadi Letnan Kolonel.


Daftar Komandan Kopassus

Mayor Moch. Idjon Djanbi (1952 - 1956)
Mayor R. E. Djailani 1956 (1956)
Mayor Kaharuddin Nasution (1956 - 1958)
Mayor Mung Parahadimulyo (1958 - 1964)
Kolonel Sarwo Edhie Wibowo (1964 1967
Brigjen Widjoyo Suyono (1967 - 1970)
Brigjen Witarmin (1970 - 1975)
Brigjen Yogie Suardi Memet (Mei 1975 April 1983)
Brigjen Wismoyo Arismunandar (April 1983 Mei 1985 )
Brigjen Sintong Panjaitan (Mei 1985 Agustus 1987 )
Brigjen Kuntara (Agustus 1987 Juli 1992 )
Brigjen Tarub (Juli 1992 Juli 1993 )
Brigjen Agum Gumelar (Juli 1993 September 1994 )
Brigjen Subagyo H. S. (September 1994 Desember 1995)
Mayjen Prabowo Subianto (Desember 1995 Maret 1998 )
Mayjen Muchdi (Maret 1998 - Mei 1998)
Mayjen Syahrir MS (1998 - 2000)
Mayjen Amirul Isnaini (1 Juni 2000 2002)
Mayjen Sriyanto (2002 15 Februari 2005 )
Mayjen Syaiful Rizal (15 Februari 2005 1 September 2006 )
Mayjen Rasyid Qurnuen Aquary (1 September 2006 12 September 2007 )
Mayjen Soenarko (12 September 2007 1 Juli 2008 )
Mayjen Pramono Edhie Wibowo (1 Juli 2008 4 Desember 2009 )
Brigjen Lodewijk Freidrich Paulus (4 Desember 2009 Sekarang )


Dibawah ini beberapa photo Kopassus, hasil pencarian google.



















Blog Empire With Blogger

Posted by Madong Arizona On 08.32 19 comments
A cool thing happened to me last week. I was sitting here one evening and my Wife hollers in from the Living Room, “Hun, who is Click Bank?”

“Umm, I don’t know why?” I half heartily replied because I was’t really listening.

“They sent us a check for $246.18. Are you sure you don’t know who they are”

Man, I was out of my chair quicker than Flash Gordon!

“Let me see, let me see it” I said. Halfway expecting it to be one of those phony checks you get in the mail from banks, mortgage companies and other Spammers of snail mail.

“Cool” I said.

“So you do know who Click Bank is” my Wife stared at me.

“Yeah, I may have heard of them.” I gingerly replied.
How I Used Blogger and ClickBank To Start A Profitable Blog Empire

Now, $246 isn’t going to set the world on fire, but when you’re not expecting it, it’s cool. And when you realize you can duplicate it over and over, you begin to see how you can that this technique has some power to it.

I’d like to tell you this was planned from day one, but I can’t. Here’s what happened.Blog Empire

Late last year I bought the eBook “Blogging To The Bank.” It’s about a technique of creating Blogger blogs and gaming MSN search, IMHO. MSN search use to have a loophole where you could quickly and easily take advantage of their love of Blogger blogs. You could easily outrank most any website with a blogger blog and some backlinks.
| edit post

Download pdf Membongkar Gurita Cikeas

Posted by Madong Arizona On 09.16 4 comments

Banyak yg mengatakan klo buku ini sampah, dan gk percaya akan apa yg ada didalamnya.. dan ada pula yg percaya bahwa apa yg tertulis di buku ini benar adanya.

secara pribadi, ane gk pernah membacanya hingga tuntas, yaa itu semua karena keterbatasan waktu dan kurangx ketertarikan baca buku ini.

bukannya pengen menyebar fitnah, cuman kepengen share aja nich link download Membongkar Gurita Cikeas,

Nama Buku: Membongkar Gurita Cikeas
Pengarang:George Junus Aditjondro
Bentuk File: Pdf
Besar File: 357.01 KB
Jumlah Halaman: 41 Halaman

Link download klik disini
| edit post

Model Kelompok Dalam Kebijakan Publik

Posted by Madong Arizona On 00.06 2 comments
public policyModel ini menganut paham teori kelompok David B. Truman dalam bukunya “The Govermental Process” (1951), yang menyatakan bahwa interaksi antara kelompok-kelompok adalah merupakan kenyataan politik. Individu-individu yang memiliki kepentingan yang sama mengikatkan baik secara formal maupun informal kedalam kelompok kepentingan (interest group) yang dapat mengajukan dan memaksakan kepentingan-kepentingannya kepada pemerintah.

Truman mengartikan kelmpok kepentingan sebagai suatu kelompok yang memiliki sikap yang sama yang mengajukan tuntutan-tuntutan terhadap kelompok yang lain dalam masyarakat. Dan kelompok kepentingan itu akan mempunyai arti politis, kalau kelompok kepentingan itu mengajukan tuntutan terhadap suatu lembaga pemerintahan.

Kelompok kepentingan semakin mempunyai arti yang penting dalam proses dan kegiatan politik. Dan sebenarnya politik itu adalah merupakan perjuangan diantara kelompok-kelompok untuk mempengaruhi kebijaksanaan negara.

Menurut teori kelompok, kebijaksanaan negara itu adalah merupakan pertimbangan yang dicapai sebagai hasil perjuangan kelompok. Untuk menjaga perimbangan tersebut maka tugas atau peranan sistem politik adalah menengahi konflik yang terjadi diantara kelompok-kelompok tersebut.


Sebagaimana yang dikatakan oleh Thomas R. Dye, tugas sistem politik adalah menengahi konflik antar kelompok dengan cara:
(1) Membuat aturan permainan dalam percaturan antar kelompok,
(2) Mengatur kompromi dan menciptakan keseimbangan kepentingan yang berbeda,
(3) Mewujudkan kompromi-kompromi tersebut dalam bentuk kebijaksanaan negara, dan
(4) Memaksakan berlakunya kompromi-kompromi bagi semua pihak.

Kelompok kepentingan yang berpengaruh diharapkan dapat mempengaruhi perubahan kebijaksanaan negara. Tingkat pengaruh kelompok kepentingan tersebut ditentukan oleh jumlah anggotanya, harta kekayaannya, kekuatan dan kebaikan organisasinya, kepemimpinannya, hubungannya yang erat dengan para pembuat keputusan, kohesi intern para anggotanya, dan sebagainya. Dan aktivitas politik dipandang oleh model ini sebagai hasil perjuangan kelompok, sehingga para pembuat kebijaksanaan Negara secara terus menerus memberikan respons terhadap tekanan-tekana yang diberikan oleh kelompok tersebut, yaitu dengan melakukan tawar menawar, perjanjian dan kompromi terhadap persaingan tuntutan-tuntutan dari kelompok-kelompok yang berpengaruh.

Sistem politik yang juga merupakan keseluruhan sistem kelompok kepentingan selalu berusaha untuk menciptakan keseimbangan diantara kekuatan yang ada pada sub-sub sistemnya. Dengan adanya kelompok laten yang besar dan kuat selalu berusaha untuk memelihara keseimbangan yang ada dan menjaga kalau ada kelompok-kelompok lain yang akan merusak atau mengancam keseimbangan tersebut. Disamping itu karena adanya anggota-anggota kelompok yang merangkap menjadi anggota kelompok yang lain, maka hal inipun akan ikut memelihara adanya keseimbangan tadi. Dan juga sistem atau mekanisme “checks and balances” yang berlaku diantara kelompok-kelompok yang bersaing akan ikut berperan juga dalam memelihara keseimbangan perjuangan kelompok-kelompok kepentingan tersebut.

Jadi kesimpulannya, kebijaksanaan negara, menurut model ini adalah merupakan keseimbangan yang dicapai dari perjuangan kelompok yang berbeda-beda.
| edit post

Prinsip Organisasi Henry Fayol

Posted by Madong Arizona On 00.57 4 comments

Taylor menuliskan hasil penelitiannya tentang manajemen pabrik di Amerika Serikat, Henry Fayol, orang Perancis, mengkonsolidasikan prinsip-prinsip organisasinya. Meskipun mereka menulis pada waktu bersamaan, focus dari Taylor dan Fayol cukup berbeda. Ide – ide Taylor didasarkan atas penelitian ilmiah, sedangkan Fayol menulis atas dasar pengalamannya bertahun-tahun sebagai seorang praktisi eksekutif. Fayol mencoba mengembangkan prinsip – prinsip umum yang dapat diaplikasikan pada semua manajer dari semua tingkatan organisasi, dan menjelaskan fungsi-fungsi yang harus dilakukan oleh seorang manajer. Sedangkan Taylor memusatkan perhatian pada tingkat yang paling rendah dari organisasi manajemen, yaitu tingkat paling rendah dari sebuah pabrik (shop level management).
Fayol mengusulkan empat belas prinsip yang menurutnya dapat digunakan secara universal dan dapat diajarkan di sekolah-sekolah dan universitas-universitas. Banyak dari prinsip organisasi tersebut, meskipun kurang keuniversalannya, diikuti secara luas oleh para manajer dewasa ini:
1. Pembagian kerja, Prinsip ini sama dengan “pembagian kerja” Adam Smith. Spesialisasi menambah hasil kerja dengan cara membuat para pekerja lebih efisien.
2. Wewenang, Manajer harus dapat member perintah. Wewenang memberikan hak ini kepadanya,. Tetapi wewenang berjalan seiring dengan tanggung jawab. Jika wewenang digunakan, timbullah tanggung jawab. Agar efektif, wewenang seorang manajer harus sama dengan tanggung jawabnya.
3. Disiplin, Para pegawai harus mentaati dan menghormati peraturan yang mengatur organisasi. Disiplin yang baik merupakan hasil dari kepemimpinan yang efektif, suatu saling pengertian yang jelas antara manajemen dan para pekerja tentang peraturan organisasi serta penerapan hukuman yang adil bagi yang menyimpang dari peraturan tersebut.
4. Kesatuan komando, Setiap pegawai seharusnya menerima perintah hanya dari seorang atasan.
5. Kesatuan arah, Setiap kelompok aktivitas organisasi yang mempunyai tujuan sama harus dipimpin oleh seorang manjer dengan menggunakan sebuah rencana.
6. Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan individu. Kepentingan seorang pegawai atau kelompok pegawai tidak boleh mendahulukan kepentingan organisasi secara keseluruhan.
7. Remunarasi, Para pekerja harus digaji sesuai dengan jasa yang mereka berikan.
8. Sentralisasi, ini merujuk kepada sejauh mana para bawahan terlibat dalam pengambilan keputusan. Apakah pengambilan keputusan itu disentralisasi (pada manajemen) atau disentralisasi (pada para bawahan) adalah proporsi yang tepat. Kuncinya terletak pada bagaimana menemukan tingkat sentralisasi yang optimal untuk setiap situasi.

9. Rantai scalar, Garis wewenang dari manajemen puncak sampai ke tingkat yang paling rendah merupakan rantai scalar. Komunikasi harus mengikuti rantai ini. Tetapi, jika dengan mengikuti rantai tersebut malah tercipta kelambatan, komunikasi silang dapat diizinkan jika disetujui oleh semua pihak, sedangkan atasan harus diberitahhu.
10. Tata tertib, Orang dan bahan harus ditempatkan pada tempat dari waktu yang tepat.
11. Keadilan, Para manajer harus selalu baik dan jujur terhadap para bawahan
12. Stabilitas masa kerja para pegawai, Perputaran (turnover) pegawai yang tinggi adalah tidak efisien. Manajemen harus menyediakan perencanaan personalia yang teratur dan memastikan bahwa untuk mengisi kekosongan harus selalu adda pengganti
13. Inisiatif, Para pegawai yang diizinkan menciptakan dan melaksanakan rencana-rencana akan berusaha keras
14. Esprit de corps, Mendorong team spirit akan mmembangun keselarasan dan persatuan di dalam organisasi (dari sebuah sumber buku)

scr:http://tutorialkuliah.blogspot.com/2009/07/14-prinsip-organisasi-henry-fayol.html
| edit post

Alosi Ri Polo Dua

Posted by Madong Arizona On 04.22 6 comments

Muripancaji ri lino

Engka riwatang kalemu
Mulle purani totoku
To sipa’dua siruntu

Muripancaji ri lino
Tudang riwatang kalemu
Lettu campana rilino
Sipa’dua metteru

Tappamu na tappaku
Sirupa na de na pada
Iyaro tanranna topuri sitoto

Matammu na mataku
Alosi si polo dua
Pappada bungae sibawa daunna

Alemu aleku
Pada muddani
Tori massidi tanranna sitoto
    1
    Support By:www.iruha.com